Sabtu, 29 Mei 2010

GASIFIKASI BIOMASA CANGKANG SAWIT UNTUK PENGOPEN TEMBAKAU.

Untuk pengeringan tembakau pada open standart ukuran 6 meter x 6 meter selama 5 sd 6 hari dan menghasilkan rerata 1,2 ton tembakau kering diperlukan 1200 liter minyak tanah, dengan tanpa adanya minyak tanah bersubsidi maka harga minyak tanah selain mahal juga langka dipasaran, tentu akan berdampak kepada para pengusaha pengopen tembakau, terlepas dari pro dan kotra masalah tembakau dengan produk roko sebagai turunannya, de facto usaha ini telah membangkitkan perekonomian dan pasi pemerintah mendapat kontribusinya .

 

Model 40x40 telah dikirim sebagai percontohan dikawasan NTB.

 Meskipun dapat dioperasikan dengan feed stock batu bara kalor rendah tetapi idealnya dioperasikan dengan feed stock biomas misalnya cangkang sawit dan cangkang kemiri, cangkang sawit meskipun harus didatangkan dari kawasan penghasil sawit (kalimantan) secara ekonomis masih lebih murah dengan dampak positip lainnya.

Selanjiutnya terserah petani tembakau mau berjuang atau menunggu dewa penolong .

GASIFIKASI SEKAM KOPI

Seperti juga dari gabah menjadi beras dihasilkan hasil sampingan 20 sd 24 % sekam padi, pada kopi juga dihasilkan sekam kopi dari 100 % kopi hs kering (kopi masih terbungkus kulit tanduk) pada proses gerbusan dihasilkan 78 sd 80 kg kopi pasar dan hasil sampingan 20 sd 22% kulit tanduk kering, nilai kalor dari kulit tanduk dalam kisaran 3.800 sd 4.000 kcal per kg artinya 2 sd 3 kg sekam kopi mengandung energy setara dengan seliter minyak tanah. sementara untuk mengeringkan atau memproduksi 1 ton kopi pasar diperlukan rerata 250 liter minyak tanah untuk proses pengeringannya.
Burner minyak tanah dengan konnsunsi 20 sd 25 liter minyak tanah perjam untuk pengeringan 3,5 ton kopi hs kering harus menyala 18 sd 20 jam.


Uji gasifier dengan sekam kopi sebagai upaya efisiensi dan berdampak pada perbaikan kwalitas lingkungan, emisi CO2 berupa CO2 neutral.
Gasifier model square 70 x 70 cm ukuran dalam dengan tinggi 2 meter terpasang sebagai unti uji di kebun kopi Malang Sari Banyuwangi
Masih dihasilkan by produk arang untuk bio fertilizer dengan C organik diatas 20% dan hara hara lainnya.